Tampilkan postingan dengan label IPTEK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPTEK. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Februari 2009

KEAJAIBAN MADU

Tahukah Anda, betapa madu merupakan sumber makanan penting yang disediakan Allah untuk manusia melalui serangga kecil ini? kandungan gizi utama madu adalah aneka senyawa karbohidrat seperti gula fruktosa (41,0%), glukosa (35%), sukrosa (1,9%), dan dekstrin (1,5%). Karbohidrat madu ikut menambah pasokan sebagian energi yang diperlukan balita. Kadar protein dalam madu relatif kecil, sekitar 2,6%. Namun kandungan asam aminonya cukup beragam, baik asam amino esensial maupun non-esensial. Asam amino tersebut turut pula memasok sebagian keperluan protein tubuh balita.

Vitamin yang terdapat dalam madu antara lain vitamin B1, vitamin B2, B3, B6, dan vitamin C. Sementara mineral yang terkandung dalam madu antara lain kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, tembaga, fosfor, dan sulfur. Meskipun jumlahnya relatif sedikit, mineral madu merupakan sumber ideal bagi tubuh manusia karena imbangan dan jumlah mineral madu mendekati yang terdapat dalam darah manusia. Penelitian menunjukkan, madu juga mengandung faktor pertumbuhan.

Dilaporkan, stek batang pohon yang dicelupkan dalam madu akan lebih cepat berakar dan tumbuh lebih baik dibandingkan dengan stek yang ditanam tanpa perlakuan madu.
Perbandingan kadar zat gizi madu secara umum terhadap gula pasir dapat dilihat pada tabel 2.
Madu juga mengandung zat antibiotik. Kandungan ini merupakan salah satu keunikan madu.

Penelitian Peter C. Molan (1992), peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto, di Hamilton, Selandia Baru membuktikan, madu mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai patogen penyebab penyakit. Beberapa penyakit infeksi berbagai patogen yang dapat "disembuhkan" dan dihambat dengan (minum) madu secara teratur antara lain penyakit lambung dan saluran pencernaan; penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), batuk dan demam; penyakit jantung, hati, dan paru; penyakit-penyakit yang dapat mengganggu mata, telinga, dan syaraf.

Berdasarkan hasil penelitian Kamaruddin (1997), peneliti dari Departement of Biochemistry, Faculty of Medicine, Universiti of Malaya, di Kualalumpur, paling tidak ada empat faktor yang bertanggung jawab terhadap aktivitas antibakteri pada madu. Pertama, kadar gula madu yang tinggi akan menghambat pertumbuhan bakteri sehingga bakteri tersebut tidak dapat hidup dan berkembang.

Kedua, tingkat keasaman madu yang tinggi (pH 3.65) akan mengurangi pertumbuhan dan daya hidupnya sehingga bakteri tersebut merana atau mati. Ketiga, adanya senyawa radikal hidrogen peroksida yang bersifat dapat membunuh mikroorganisme patogen. Dan faktor keempat, adanya senyawa organik yang bersifat antibakteri. Senyawa organik tersebut tipenya bermacam-macam. Yang telah teridentifikasi antara lain seperti polyphenol, flavonoid, dan glikosida.

Sebagaimana firman Allah dalam Al Quran, madu adalah "obat bagi manusia". Fakta ilmiah ini telah dibenarkan oleh para ilmuwan yang bertemu pada Konferensi Apikultur Sedunia (World Apiculture Conference) yang diselenggarakan pada tanggal 20-26 September 1993 di Cina.

Konferensi tersebut membahas pengobatan dengan menggunakan ramuan yang berasal dari madu. Para ilmuwan Amerika mengatakan bahwa madu, royal jelly, serbuk sari, dan propolis dapat mengobati berbagai penyakit. Seorang dokter Rumania mengatakan bahwa ia mengujikan madu untuk pengobatan pasien katarak, dan 2002 dari 2094 pasiennya sembuh total. Para dokter Polandia juga menyatakan dalam konferensi tersebut bahwa resin lebah dapat membantu penyembuhan banyak penyakit seperti wasir, masalah kulit, penyakit ginekologis, dan berbagai penyakit lainnya.

Ditulis Oleh: Susilo
Sumber : http://habbat.com

BAGAIMANAKAH HABBATUSSAUDA ITU ?

Habbatussauda adalah sejenis tumbuhan berupa rumput kecil yang banyak tumbuh di daerah gurun dan di kawasan Mediterrania.

Memiliki batang yang tingginya lebih kurang 15 cm, memiliki kelopak bunga berwarna kebiruan dan didalamnya terdapat biji-bijian berwarna hitam sebesar 3mm yang disebut Habbatussauda.

Nama biologi dari tumbuhan ini adalah Nigella Sativa. Dikenal juga sebagai "black cumin" dalam bahasa Inggeris dan "jinten hitam" dalam bahasa Indonesia.

Habbatussauda telah digunakan secara luas sebagai obat dari berjenis penyakit selama lebih dari 2000 tahun yang lalu.




Apa saja khasiatnya?

Satu ulasan ilmu kedokteran menampilkan bahwa Habbatussauda mengandung lebih dari 100 unsur penting yang dibutuhkan untuk kesehatan manusia antara lain :

  1. Anti inflamasi, mengobati perih dan radang tenggorokan.

  2. Anti Artritic, mengobati reumatik.

  3. Anti Analgesic, mengobati sakit gigi dan sakit kepala (migran).

  4. Aktivitas hormon mengatur haid dan meningkatkan aliran susu.

  5. Antiseptic, mengobati bau mulut.

  6. Antiphyretic, menurunkan demam

  7. Antivirus, mengobati flu dan penyakit lain yang disebabkan oleh virus (Thypus,DBD, Hepatitis, HIV/AIDS, Flu Burung, dsb.)

  8. Dematology, mengobati jerawat dan eksim.

  9. Urinary tract, mengobati saluran kemih dan batu ginjal.

  10. Sistem kekebalan, meningkatkan daya tahan tubuh (antibody) untuk menangkal penyakit.

  11. Gastro intestinal tract, mengobati mabuk, diare, kejang, konstipasi dan empedu.

  12. Mengobati penyakit asam lambung (maag).

  13. Sistem sirkulasi, meningkatkan kerja jantung.

  14. Nematocidal, membasmi cacing pita.

  15. Respiratory tract, mengobati sesak nafas (asma).

Dan menurut pengalaman para konsumen yang secara rutin mengkonsumsi Habbatussauda ditemukan khasiatnya antara lain mengobati darah tinggi, gula darah, darah rendah, diabetes, paru-paru, sakit dada yang kronis, kanker dan tumor, menyegarkan tubuh yang lesu, mandul, keputihan, menstabilkan hormon endocrine yang menguatkan syahwat, berbagai penyakit kulit gastrik, melancarkan pencernaan, mengatasi stress, sulit tidur (insomnia), menurunkan kolestrol, stroke, lumpuh sebelah, luka di hati, pencegahan dan kimotripi kanker dan tumor, TBC asam urat, batuk menyegarkan dan menetralisir halusinasi pengaruh obat-obatan, menghancurkan lemak yang berlebihan, menghaluskan dan mengencangkan kulit, baik untuk wanita sehabis melahirkan maupun mencegah infeksi sebelum dan sesudah operasi, mengencangkan otot—otot yang lentur dari dalam, pra-monopause, jantung, bengkak-bengkak, mencegah pendarahan, sakit menjelang dan waktu haid, pegal-pegal, neurosis (sakit jiwa ringan), anemia, epilepsi, dan bawasir.

Sebagai kesimpulan bahwa kandungan dan khasiat Habbatussauda yang sangat mengagumkan tak lepas dari Maha Kasih Sayang Allah SWT, sebagaimana diterangkan bahwa ”setiap penyakit ada obatnya“. Dengan menggali Sunnah Rasulullah SAW, lalu berikhtiar berobat dan bertawakal kepada Allah SWT, Insya Allah segala penyakit yang kita derita akan sembuh.


Adakah Hadits yang mengulas tentang Habbatussauda ini?

"Tetaplah kamu berobat dengan Habbatussauda, karena sesungguhnya di dalamnya mengandung bahan penyembuh bagi setiap penyakit kecuali mati". (HR Al-Bukhari)

Terdapat sebanyak 14 Hadis Shahih tentang kehebatan dan kelebihan Habbatussauda diantaranya :

Artinya : "Sesungguhnya, al-Habbatus al-Sawda' dapat menyembuhkan segala macam penyakit, kecuali As-sam." Saya bertanya: "Apakah as-sam itu ?" Baginda menjawab : 'As-sam yaitu maut !" ( Riwayat Bukhari )

Didalam kitab Shahih Bukhari Muslim, Abu Hurairah r.a. berkata bahwa dia pernah mendengar Rasullah S.A.W. bersabda sebagai berikut :

Artinya : "Tetaplah dengan al-Habbah al-Sawda" karena sesungguhnya ia mengandung obat bagi segala penyakit, kecuali as-sam atau mati."

Artinya : "Daripada Abu Hurairah r.a katanya, Rasullah S.A.W telah bersabda : 'Pada al-Habbah al-Sawda' terdapat obat bagi segala penyakit, kecuali as-sam."

Hadist ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Muslim, Bukhari dan Ibnu Majah. Dan hadis ini tercantum dalam himpunan hadist-hadist sahih nomer 857.


Senin, 02 Februari 2009

WANGI BUNGA KENANGA DAN KHASIATNYA



Di halaman belakang rumah nenekku dulu selalu tampak pohon kenanga yang sedang berbunga lebat. Setiapkali meminyaki rambut, nenek mencampur minyak kelapa hasil buatannya sendiri dengan bunga-bunga kenanga tersebut. Subhanallah...., wanginya benar-benar mempesona.
Bunga kenanga, selain aroma terapiknya bermanfaat bagi penderita bronchitis juga mengandung senyawa flavonoid yang berfungsi sebagai antiseptik, antidiabetik, dan antioksidan yang dapat mencegah kanker. Selain itu berdasarkan salah satu penelitian oleh litbang diketahui bahwa bunga kenanga dapat digunakan sebagai pengusir nyamuk.
Dalam jamu jawa yang dikenal sebagai macan kerah, bunga kenanga seringkali dicampur dengan bunga mawar, bunga kantil atau cempaka, daun pandan wangi, ditambah sedikit lempung, kapur sirih, buah pinang, dan jeruk nipis. Campuran ini ternyata dapat berkhasiat sebagai terapi bagi wanita yang mengalami masalah pada bagian reproduksinya. Wallahu A'lam.

Jumat, 30 Januari 2009

KHASIAT EKSTRAK BUNGA MAWAR



Ekstrak mawar mengandung geraniol dan limonene yang berfungsi sebagai antiseptik, pembunuh jamur candida albican penyebab keputihan dan menambah daya tahan tubuh.
Aromanya yang harum juga sering digunakan sebagai aromaterapi yang bersifat menenangkan dan meningkatkan mood.
Daun kelopak bunga kering juga dapat digunakan untuk mengharumkan teh. Rebus kelopak mawar dengan teh dan air, saring. Tambahkan gula, madu dan sedikit air jeruk lemon. Nikmati teh mawar dalam keadaan hangat, sembari mereguk kesegarannya Anda dapat menghirup aromanya.

Bunga mawar merah dan merah muda banyak dipergunakan sebagai bunga potong, baik di perkantoran, hotel, maupun di rumah penduduk. Padahal jika telah berumur 3-4 hari, bunga tersebut akan layu dan kehilangan daya tarik sehingga harganya jatuh. Menurut Saati (2001) dalam bunga mawar yang telah layu masih mengandung pigmen antosianin.
Antosianin merupakan salah satu zat pewarna alami berwarna kemerah-merahan yang larut dalam air dan tersebar luas di dunia tumbuh-tumbuhan. Zat warna ini banyak diisolasi untuk digunakan dalam beberapa bahan olahan, makanan maupun minuman (Tranggono, 1990). Pada kondisi asam antosianin akan lebih stabil dibandingkan dengan pada kondisi basa atau netral. Antosianin dipengaruhi beberapa faktor antara lain pH, temperatur, oksigen, ion logam (Nollet, 1996). Antosianin juga tergolong senyawa flavonoid yang memiliki fungsi sebagai antioksidan alami (Madhavi, et al., 1996).
Antosianin, pigmen warna paling umum pada tumbuhan tingkat tinggi, juga memiliki aktivitas antioksidan. Antosianin mampu menghentikan reaksi radikal bebas dengan menyumbangkan hidrogen atau elektron pada radikal bebas dan menstabilkannya (Madhavi, et al., 1996). Menurut Francis (1985) dan Markakis (1982), hal tersebut dikarenakan terdapatnya 2 cincin benzena yang dihubungkan dengan 3 atom C dan dirapatkan oleh 1 atom O sehingga terbentuk cincin diantara 2 cincin benzena pada antosianin.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan jenis antosianin yang dihasilkan oleh bunga mawar merah tua dan merah muda (sortiran), serta pengaruh penambahan pigmen antosianin terhadap daya antioksidasi pada kadar lemak susu fermentasi/yoghurt dan vitamin C pada sari buah jeruk.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis antosianidin pada bunga mawar merah tua adalah sianidin dan pada bunga mawar merah muda adalah pelargonidin. Pigmen antosianin bunga mawar merah tua (sortiran) memiliki kualitas lebih baik dengan nilai pH 1,47, puncak absorbansi 14,67 pada absorbansi maksimal 500-520 nm, kadar antosianin 19,43 mg/ 100 ml, dan rendemen pigmen sebesar 10,79 mg/ 100 ml dibandingkan pigmen pada bunga mawar merah muda (sortiran). Penambahan konsentrat pigmen pada produk yoghurt dan sari buah jeruk dapat meningkatkan tampilan warna merah, meningkatkan kadar vitamin C pada sari buah jeruk dan memperlambat kerusakan lemak pada yoghurt.